Esensi Instagram

Bersantai di hari minggu sembari mendengarkan lantunan lagu barat era 70an, saya melongok aplikasi Instagram di smartphone saya. Ternyata ada hasil jepretan yang pernah dimuat di akun komunitas fotografi dan travelling. Sebetulnya ketika saya mengambil gambar hanya sekedar untuk mengabadikan momen dan mengunggahnya sebagai bahan tulisan, karena kebetulan suka membuat mini literatur. Setiap foto yang diambil turut membuat saya berusaha mengingat apa yang saya sedang lakukan saat itu agar tidak lekas pikun. Perjalanan dinas ke Jogja di tahun 2016 silam memberi ilmu dan hikmah tentang hidroponik di sebuah hotel sekalian share kepada orang tua karena beliau tertarik dengan pertanian. Singkat padat, saya mengulas tentang praktisnya bercocok tanam dengan hidroponik dan meyakini bahwa dapat menjadi peluang usaha bagi mereka yang berkecimpung di dunia pertanian.

Continue reading “Esensi Instagram”

Membaca dan Menulis

Beberapa draft hasil ketikan di blog menumpuk dan terbentur rasa malas untuk melanjutkan. Sesaat terasa kurang sreg ketika ingin menekan tombol publish setelah membaca ulang tumpukan draft tersebut. Aneh, padahal ide sudah terbesit mantap tapi entah kenapa ketikan jari tidak sinkron dengan perasaan. Owalah ternyata setelah saya cek membaca kembali dengan seksama, ternyata inti dari tulisan saya tidak tersampaikan dengan cara yang tepat. Merefresh ulang tapi masih buntu, entah kenapa tulisan saya terus berputar-putar.

Continue reading “Membaca dan Menulis”