Nostalgia Bersama DOSBox

Di tengah malam menuju pagi berhubung masih belum dapat tidur saya kembali mencari sesuatu yang dapat saya lakukan. Kegiatan selain membuka editor koding tentunya. Awalnya saya ingin memainkan game emulator tapi kok rasanya malas sekali untuk setting joystick. Membuka MacBook Pro jadul pribadi dan mencolok harddisk eksternal untuk mencari game retro yang dapat saya mainkan, nostalgila malam. Kelihatannya pas banget sambil mendengarkan lagu The Corrs efek mengenang menjadi tambah tinggi.

Continue reading “Nostalgia Bersama DOSBox”

Galaxy Nexus di Tahun 2020

Genap sudah 6 bulan saya tidak mengisi konten di blog ini, ternyata budaya work from home tidak juga membuat saya produktif untuk menulis. Jenuh dengan rutinitas koding dan kejar deadline proyek di beberapa bulan ini (yang beberapa akhirnya sudah live), saya merasa butuh untuk melakukan kegiatan lain asalkan bukan mengetik baris kode. Akhirnya 2 hari lalu saya iseng-iseng membuka kotak penyimpanan di bawah meja kerja saya dan mencari sesuatu yang dapat saya oprek.

Continue reading “Galaxy Nexus di Tahun 2020”

Mencoba Macintosh System 7

Seseorang berkata “yang klasik memang lebih asik”, mungkin tepat untuk mewakilkan perasaan saya ketika berhasil menginstal ulang dan menikmati sistem operasi System 7 di MacBook Pro jadul saya. Sistem operasi ini masih tampak seksi meskipun umurnya hampir 30 tahun. Oke, apa itu System 7? Sebuah sistem operasi milik Apple dari keluarga System 7 yang pertama kali dirilis pada tahun 1991 serta hanya dapat berjalan pada Macintosh lama Apple dengan processor 68k atau PowerPC. Sistem operasi ini berbasiskan UNIX yang dibuat dalam ekosistem tertutup khas besutan Apple.

Continue reading “Mencoba Macintosh System 7”